Seperti darah yang mengalir dan membuat jantung berdetak,
Suara-suara alam yang saling berbisik sebelum manusia membuka mata,
Aliran air yang terus berjalan dalam sunyi,
Embun dan kabut yang bergerak perlahan menyusuri pagi
Seperti sekarang ini,
Seperti hari ini. .
Aku bermimpi berteriak hingga tak ada lagi suara,
Aku bermimpi menggerakkan kakiku dan mulai berlari
Bukan takut untuk apa yang akan terjadi,
Bukan ragu untuk apa yang akan datang
Namun lelah dengan seluruh pagi
Dan seluruh rutinitas hidup yang terus terjadi
Bukan putus asa atau tiada harapan
Bukan sedih maupun kecewa
Tapi lelah dengan emosi
Lelah dengan kebohongan
Seperti serigala di balik selimut yang berharap mangsanya datang
Seperti kematian yang mendekati
Bukan takdir yang memutuskan
Aku berusaha dalam diam di antara orang-orang buta
Aku bertanya pada diriku
Apa kau di sana?
Apa kau mulai buta seperti yang lainnya?
Lumpuhkah hatimu hingga tubuhmu pun tak bergerak jua?
Aku di sini,
Kau di mana?
Aku ragu
Aku terjebak dalam kegelapan
Siapa yang akan menolongku?
Dirimu sendiri
Siapa yang akan membantuku?
Dirimu sendiri
Apa yang kau lakukan sekarang?
Aku tidak tahu
Apa yang kau lihat sekarang?
Aku tidak tahu
Apakah sekarang kau sudah bukan manusia?
Kenapa kau tidak peduli dan sedikit memikirkannya?
Mereka bukan pengatur hidupmu
Mereka hanya tambahan dalam hidupmu
Lalu kenapa kau diam hanya karena mereka tak membiarkanmu lewat?
Hancurkan saja yang ada di hadapanmu
Seperti kau menghancurkan setiap dinding tinggi besar nan kokoh
Yang selalu menghalangimu sejak kau kecil dulu
Puisiku hari ini. By Aozora loved Vanilla
Tidak ada komentar:
Posting Komentar