Sudah berapa seringkah aku mengeluh dalam hidup ini?
Sudah pasti sangat lama dan banyak sekali yang aku keluhkan selama aku di sini.
Hari ini, bukan hari terburukku, tapi juga bukan hari terbaikku.
Kenapa? Karena hari ini dua orang yang aku sayangi pergi dari sisiku. Tapi mereka tidak pergi ke sisi Tuhan sehingga aku tidak begitu bersedih.
Hatiku sesak membayangkan sekarang aku seorang diri. Namun air mata tak jatuh dari pelupuk mata ini.
Setiap pertemuan memiliki perpisahan. Tapi alangkah indahnya bila yang tertinggal adalah senyuman bukan air mata. Senyuman kesedihan sekaligus harapan dan doa.
Bahkan jumlahnya belum cukup untuk mencapai satu tahun. Kenapa kalian begitu istimewa.?
Karena kalian sering berbagi denganku? Karena kalian selalu menghibur duka di hatiku? Karena kalian yang menghapus jenuh dalam hidupku?
Padahal agama kita berberda-beda. .
Padahal umur kita tidak sama. .
Padahal suku dan latar belakang keluarga kita beragam. .
Padahal keahlian, cara hidup, aksen kita, semua tak sama. .
Ataukah aku hanya orang yang kalian kenal?
Aku tidak tau. .
Jawaban bodoh macam apa ini. .
Sesungguhnya aku tidak benar-benar mengerti kalian, tapi sudah berani lancang mengatakan kalian bagian dari hidupku, kalian bagian dari keluargaku. Yang aku ketahui hanyalah aku tidak dapat mengganggu hidup kalian terus menerus. Itulah sebabnya aku terus berjuang. Walau bekali-kali aku mengatakan tak sanggup. Namun ketika mata kalian tak melihatku, aku berusaha dan terus berusaha agar aku tak kalah dengan kalian. Maafkan aku..
Aku cinta kalian, aku sayang kalian. .
Perjalanan ini bukanlah akhir, tapi awal sebuah hidup yang penuh petualangan. Seperti yang biasa kalian lakukan. . ^^
Aku hanya dapat berdoa untuk keselamatan, kesuksesan, dan kebahagiaan kalian.
Tapi suatu saat nanti, aku akan membalas kebaikan hati kalian dengan hal yang tak pernah kita dapat duga atau bayangkan. .
Kalian orang-orang yang hebat dan berbakat, Tuhan pasti akan mempermudah hidup kalian sebagai ganti kebaikan hati kalian itu.
Untuk mencapai sebuah kebahagiaan kita harus melewati jalan yang begitu menyakitkan sampai rasanya hidup pun tak lagi mampu. Namun pada akhirnya kita terus berjuang. Tanpa sadar kita sudah melewati batas ketidak mampuan kita. Untuk itulah kita masih hidup di sini.
Kita di lahirkan karena kita mampu menghadapi dunia ini untuk terus hidup.

3 years again.. just 3 years.
BalasHapusAku akan menemanimu untuk bertemu dengan mereka..
Yei. . I hope so. .
BalasHapusI miss them. .
:'(
dont worry..they'll always remember u :)
BalasHapusyou must join with us, sa-chan..
BalasHapus